Tampilkan postingan dengan label fayakhun bakamla. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fayakhun bakamla. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Mei 2017

Persoalan Diplomatik Indonesia Menurut Fayakhun Bakamla

Realitas ini menurut Fayakhun Bakamla semakin menambah deretan luka dan duka yang tidak hanya berimbas secara fisik, tapi juga mengendapkan stigma Indonesia sebagai negara besar yang cukup kerdil tatkala berhadapan dengan persoalan diplomatik. Lemahnya koordinasi antarlembaga yang memiliki tugas intelijen terkait dengan kondisi objektif luar negeri dan posisi Indonesia dalam berbagai hubungan bilateral, menurut Fayakhun Bakamla regional maupun multilateral semakin menggerus nilai tawar diplomatik kita di hadapan negara lain.

Krisis Korea
Setelah bergelut dengan pemenuhan target MEF dan dampak siginifikan dari lemahnya postur dan sistem alutsista, serta nilai tawar diplomasi luar negeri yang masih rendah, di penghujung 2010, menurut Fayakhun Bakamla publik dunia dihebohkan dengan peristiwa invasi Korea Utara ke Yeonpyeong yang menewaskan dua tentara marinir Korea Selatan, belasan terluka, dan menyulut ledakan yang membakar sejumlah rumah pemukiman. Konflik yang tidak pernah sepi dari latar belakang ideologis dan melibatkan dua negara raksasa (Amerika Serikat dan china),  bagi Fayakhun Bakamla dan terus berlanjut hingga saat ini, turut mempengaruhi masa depan pembangunan alutsista dalam negeri.

Persoalan Diplomatik Indonesia Menurut Fayakhun Bakamla


Korea Selatan menurut Fayakhun Bakamla merupakan salah satu negara penting yang menjalin kerjasama alustista dengan Indonesia. Dua kali kunjungan pemerintah Korea Selatan pada Agustus dan Oktober lalu, yang diwakili Menteri Pertahanan Korea Selatan, Kim Tae-Young dan Kepala Staf Angkatan Darat Korea Selatan, Jenderal Eui Don-Hwang, di Jakarta membicarakan kerjasama industri pertahanan dan militer dengan Korea Selatan.

Korea Selatan merupakan negara yang terkenal bagi Fayakhun Bakamla dengan kecanggihan teknologi alutsista yang juga menjadi salah satu sumber kemakmuran ekonomi dalam negeri mereka. Tatkala krisis Korea cenderung mencapai titik kulminasi di ambang perang terbuka, tentu saja membuahkan persoalan besar bagi harapan Indonesia untuk menjalin kerjasama alutsista. Meski demikian menurut Fayakhun Bakamla, pola dan karakter diplomasi yang sudah terlanjur lemah, tidak memiliki sensitivitas yang tinggi terhadap kondisi tersebut.

Padahal bagi Fayakhun Bakamla, tidak sedikit poin kerjasama yang telah dihasilkan dari dua pertemuan tersebut. Pertemuan Menhan, Purnomo Yusgiantoro dengan Kim Tae-Young, salah satunya membahas proyek pembuatan pesawat tempur KFX yang rencananya dimulai pada 2012. bahkan kerja sama tersebut diharapkan bisa menghasilkan prototipe pesawat tempur pada 2020, dengan mewujudkan Indonesia sebagai base produksi.  Indonesia juga berencana memesan pembuatan kapal selam 2-4 buah, kapal perang, melakukan kontrak pembelian panser, juga meriam. Alat perlengkapan pun tidak luput dari kerjasama dengan Korea Selatan menurut Fayakhun Bakamla, salah satunya adalah parasit yang telah dipesan 2 tahun lalu. Mengingat kondisi krisis Korea yang justru terkesan menempatkan Korea Selatan sebagai pihak yang tersubordinasi, justru signifikansi kerjasama alutsista menjadi menurun.


Jumat, 19 Mei 2017

Tips Memilih Terong ala Fayakhun Bakamla

Hay guys, ketemu lagi dengan Fayakhun Bakamla. Kali ini Fayakhun akan berbagi tips memilih terong. Tau terong kan guys? Tanaman sayuran yang satu ini dapat kita jumpai di pasar atau di warung tempat biasa ibu rumah tangga berbelanja kebutuhan sehari-hari. Banyak orang yang menyukai terong, akan tetapi banyak juga orang yang tidak menyukainya. Mungkin bagi sebagian orang yang tidak mengetahui khasiat terong menjadikan alasan untuk tidak menyukai sayur yang satu ini.

Guys, bagi anda yang suka terong, berikut Fayakhun Bakamla berikan tips memilihnya :
1.       Kulitnya halus dan cerah

Terong yang bagus kulitnya halus dan cerah, pastikan warna cerahnya bukan dari bahan pengawet yang ditambahkan agar terong lebih tahan lama dan terlihat cantik. Hati-hati terhadap terong yang permukaannya tidak rata, bisa jadi terong tersebut telah terjangkit penyakit yang diakibatkan oleh hama atau pupuk. Hindari memilih terong yang telah berwarna kecokelatan, bercak-bercak cokelat, dan keriput, karena ini menandakan bahwa terong sudah tidak segar dan telah lama dipetik dari pohonnya

2.       Bertekstur sedikit renyah fayakhun bakamla


Terong yang bagus, dagingnya akan terasa lembut saat ditekan serta renyah jika dipotong atau digigit. Tekstur terong yang terlalu empuk menandakan kondisi terong yang sudah terlalu tua dan hampir membusuk, sementara tekstur terong yang keras menandakan terong yang masih muda.
3.       Perhatikan batang terong
Selain melihat dari kulit, memilih terong yang berkualitas baik dapat dilihat dari batangnya. Terong yang berkualitas baik batangnya masih berwarna hijau dan terlihat segar. Sementara terong yang layu batangnya kering dan layu. Ini menandakan bahwa terong telah lama dipetik dari pohonnya. Jika batang terong mengalami keanehan seperti berwarna cokelat, keras, dan rusak sebaiknya tidak dibeli bisa jadi terong tersebut terkena serangan hama penyakit.
4.       Tidak terlalu pahit

Pada dasarnya terong memiliki rasa agak pahit karena mengandung alkaloid nikotin. Terong yang berukuran besar dan tua cenderung lebih pahit dan memiliki biji yang lebih banyak dari pada terong yang berukuran kecil dan muda. Sementara terong yang masih muda lebih hambar dan bertekstur keras. Pastikan pada saat membeli untuk memilih terong yang tidak terlalu tua ataupun terlalu muda, pilihlah terong yang masak sempurna.


5.       Simpan dalam lemari es

Jika tidak langsung dimasak, sebaiknya simpan terong dalam lemari es agar kondisi terong tidak cepat layu dan busuk. Bungkus terong dengan kertas agar tak cepat layu dan tercemar bau di dalam lemari es.


Terong dapat disimpan dalam lemari es hingga beberapa hari. Jika sudah terlanjur dikupas sebaiknya terong segera dimasak baru disimpan dalam lemari es. Atau aduk terong yang sudah dikupas dengan air jeruk lemon, agar terong tidak berubah warna akibat teroksidasi.

Senin, 15 Mei 2017

Ini Peluang Bisnis Yang Miliki Masa Depan Cerah Menurut Fayakhun Bakamla

FayakhunBakamla adalah sosok pengusaha yang sukses di bidangnya. Fayakhun Bakamla mengatakan bahwa dunia bisnis akhir-akhir ini terus memang terus mengalami perkembangan yang signifikan. Itu nampak dari inovasi & kreatifitas yang terus dilakukan, supaya bisnis tersebut dapat tetap menunjukan eksistensinya biarpun terlindas oleh kerasnya arus globalisasi. Tren bisnis yang sedang menjamur terhadap dikala ini itu tidak terlepas dari makin beragamnya permintaan pasar.
Ini Peluang Bisnis Yang Miliki Masa Depan Cerah Menurut Fayakhun Bakamla

Tidak Sedikit para pelaku bisnis yang mencoba peruntungannya dengan menjalankan suatu bisnis dengan banyaknya permintaan & peluang tersebut. Tak sedikit orang yang merasakan keberhasilan dari usaha yang sudah ditekuninya & sebagian di antara mereka juga mesti mengalami apa itu suatu kegagalan.
Ke-2 faktor di antara keberhasilan & kegagalan dipengaruhi oleh berbagai macam kemungkinan. Salah satunya adalah gimana kamu yang merupakan seseorang entrepreneur dapat menangkap & memahami apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pasar serta mengimplementasikannya dengan baik ke dalam strategi bisnis yang sudah terencana sebelumnya.
Tetapi pada waktu yang bersamaan juga keadaan perekonomian yang dialami Indonesia sedang berada di posisi kritis. Itu semua dipengaruhi karena harga dollar yang terus mengalami lonjakan yang tak ada henti. Kondisi seperti ini mampu berlangsung karena orang asing atau turis malas untuk datang ke Indonesia & lakukan investasi di negara kita.
Meski begitu, peluang-peluang bisnis yang di prediksi dapat membawa keuntungan pada tahun yang akan datang terus ada. Belum lagi dimulai tahun depan, negara yang berada di Asean dapat mengadakan suatu terobosan disebut Free Trade Area. Pastinya faktor seperti ini dapat menambah peluang Bisnis & juga tantangan yang bakal dimulai pada saat ini.
Berikut ini akan dikupas secara tuntas 7 bisnis yang di perkirakan bakal terus mengalami perkembangan seiring perubahan zaman. Maka dari itu simak ulasannya di bawah ini : Fayakhun Bakamla

1.      Peluang Bisnis Ecommerce

Tidak bisa disangkal lagi, perkembangan tehnologi & informasi kini sudah berperan besar bagi kemajuan bisnis sebagian besar orang. Bisnis ini memang lah amat menjanjikan baik itu dari sisi biaya yang dikeluarkan maupun dari income yang di dapatkan. Mengapa hal semacam ini dapat terjadi itu karena pengguna internet makin kesini terus mengalami peningkatan yang signifikan. Baik itu yang memakai internet lewat Computer ataupun smartphone.
Situs-situs belanja online yang menjajakan barang dagangannya makin merebak di antaranya adalah OLX, Lazada, maupun Tokopedia mulai makin menunjukan taringnya dalam dunia bisnis berbasis online. Itu berbanding lurus dgn makin cerdasnya kastemer internet yang serta melahirkan agency digital yang menawari jasa optimasi mesin pencari atau digital marketing yang beri dukungan perkembangan & meramaikan dunia usaha ecommerce belakangan ini.
Satu Buah pendapat yang di publikasikan dari website ekonomi EMarketer menunjukan data bahwa hingga thn 2017 perkembangan ecommerce di Asean bakal tumbuh terhadap kisaran angka 25 % & diperkirakan data ini bakal tetap mengalami peningkatan ke arah yang positif. Bersama elemen semacam ini kita pantas berbangga diri lantaran negeri di Eropa sekalipun belum menunjukan grafik kenaikan seperti ini. Oleh lantaran itu sedianya business ecommerce dapat di jadikan bahan acuan kamu buat sejak mulai terhubung suatu business yang mampu tetap bersi kukuh buat ketika yang lebih lama.

2.      Bisnis di sektor Jasa Transportasi

Fayakhun BakamlaInovasi di bagian ini benar-benar telah tak dapat diragukan lagi, itu dikarenakan permintaan akan jasa ini terus mengalami peningkatan yang dinamis. Cepat & dapat diandalkan itu dua elemen yang tak dapat di pisahkan dalam factor ini.
Mungkin Saja rata-rata orang sudah saatnya meraih jasa transportasi yang tak mengeluarkan anggaran lebih, serta-merta, dapat diandalkan & yang paling utama dapat diakses serentak lewat gadget & handphone pintar. Terutama di kota-kota yang tidak sedikit penduduknya, keunggulan yang disebutkan tadi dapat terasa sekali manfaatnya di samping sanggup menghemat disaat kamu pula sanggup meminimalisir kemacetan yang bakal berlangsung kepada perjalanan kamu kelak.

Fayakhun Bakamla Penerapan suporter usaha ini sudah menjamur di mana-mana & serta-merta dapat diperlukan untuk membuka transportasi yang di harapkan contohnya saja tidak sedikit penduduk yang mengunduh & memanfaatkan penerapan ini seperti Gojek, Ladyjak, Grab Taxi & sejenisnya. Tak cuma itu kesempatan usaha seperti ini juga tetap diburu oleh tidak sedikit orang untuk dapat membawa sektor jadi pengemudi untuk sanggup ikut andil dalam usaha transportasi ini.


Sabtu, 06 Mei 2017

Reformasi Bagi Fayakhun Bakamla

Saat atau pasca reformasi 1998, semua kroni Soeharto dilucuti. Yang paling dibidik adalah militer/ABRI. Sebab ABRI dinilai merupakan penopang utama kekuasaan Soeharto. Namun beberapa pejabat sipil juga dilucuti. Tapi ada satu pejabat yang yang aman, tak diusik padahal semasa menjabat paling sangar terhadap kehidupan Pers saat itu. Ya betul, Pak Harmoko namanya.

begitulah fayakhun  bakamla dalam Hal ini sempat kami diskusikan sesama aktivis saat itu. Kesimpulan dari diskusi itu adalah:
"Utamakan pejabat pelanggar HAM". Banyak aktivis saat itu tidak sadar, ada invisible hand (kekuatan halus) yang memang lagi membidik perwira ABRI sebagai pelanggar HAM. Peluit sudah ditiup, permainanpun dimulai. Beberapa perwira ABRI mulai 'digoreng' dengan HAM. Ada yang sampe gosong, ada yang setengah matang, tapi ada juga yang selamat. Harmoko selamat, selain dari kalangan sipil juga karena Harmoko bukan pelanggar HAM.

zaman kemerdekaan dan zaman reformasi


Waktu bergulir, wacana HAM tinggal masa lalu. Memasuki tahun 2000-an hingga 2010-an mulai berganti wacana. Korupsi menjadi agenda sosial. Koruptor adalah musuh bersama, harus dilawan bersama. Banyak yang larut tapi sedikit yang paham, wacana korupsi ini juga dapat ditunggangi untuk membidik sasaran tertentu. Tidak banyak juga yang paham bahwa, jika pasal korupsi digunakan untuk mencari kesalahan orang, maka hampir dipastikan semua orang melakukam korupsi, sekecil apapun apalagi besar. Dan itu artinya semua orang bisa dibidik.

Pada era ini ada yang menarik, pelaku koruptor yang beragama Islam diperlakukan lebih sinis di media sosial. Mulai dari Ustadz LHI, AU kader potensial HMI, GPN mantan Gub Sumut hingga RAC mantan Gub Banten. Mulai dari jenggotnya, kening hitamnya, organisasinya, jilbab hingga poligaminya dicecar tiada henti. Tiba-tiba kita jadi biadab, lupa sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
Saya merasa mulai ada yang tidak bener. Riset terhadap isi media saya lakukan 2014. Hasilnya mengejutkan... Dugaan itu semakin menguat saat kasus RS Sumber Waras mencuat. Aktivis korupsi mendadak terdiam. Organisasi yang suka rame soal korupsi mendadak senyap dalam kasus RS Sumber Waras. Sama terdiamnya aktivis HAM dalam kasus Siyono, dll. Hmmmm... Banyak yang tertipu rupanya.

fayakhun andriadi dan fayakhun bakamla

Memasuki 2016 (saya prediksi sd 2019) wacana mulai bergeser. Saat ini wacana Khilafah yang hendak dijadikan musuh bersama. Khilafah, komunis atau apapun yang ingin merongrong keutuhan NKRI yang berideologi Pancasila harus tegas dilawan. Tapi ini juga aneh, mengapa tidak dilapor resmi ke Polisi atau dibubarkan saja organnya? Tapi sisi lain, bagaimana dengan kapitalisme, liberalisme atau sekularisme sebagai ideologi bisa masuk bebas ke Indonesia? Kapitalisme membuat hidup lebih individual, bertentangan dengan prinsip kekeluargaan dan gotong royong.
Sampai sini saya berhenti, tidak ingin lanjut lagi. Karena ini semua tentang kekuatan wacana sebagai narasi besar realitas....

menurut fayakhun bakamla Gunakam akal sehat agar tidak mudah diterkam wacana dan manfaatkam nurani untuk menimbang baik buruk suatu wacana...

Kamis, 04 Mei 2017

Fayakhun Bakamla dan Kekalahan Ahok

Fayakhun Bakamla 

Siapapun yang terpilih di DKI Jakarta hari ini, tidak ada kaitannya dengan emansipasi dan pembebasan kaum "mustadl'afin" di Jakarta.

Fayakhun Bakamla dan Kekalahan Ahok
Fayakhun Bakamla dan Kekalahan Ahok


Ia semata kisah tentang pembagian kekuasaan dan modal, alokasi dan re-alokasi sumber daya ekonomi, "bargaining" modal sosial dan akumulasinya menuju RI 1, pendeknya, konsolidasi kelas borjuis pada situasi krisis kapitalisme di dalam negeri dan global.

Selama belum ada calon independen dari serikat buruh, misalnya, atau kaum miskin kota, berharap akan terjadinya perubahan besar pada tata-kota di Jakarta butuh waktu sekian lama lagi. Walaupun percik-percik ke arah "revolusi urban" itu mulai terlihat (penolakan reklamasi dan penggusuran, dst.).
Namun, Jakarta akan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain ke depan. Contoh yang berwajah ganda: bagi kelas borjuis, bagaimana memanfaatkan agama untuk mengakumulasi modal sosial dan eko-pol; bagi kaum "mustadl'afin" di daerah lain, bagaimana berorganisasi dan bersuara terkait isu-isu agraria (reklamasi, dll) dan menjalin kepedulian lintas-golongan dan kelas.

Fayakhun Bakamla dan Kekalahan Ahok

Jakarta adalah pelajaran berharga, walau dalam sisinya yang terburuk. Selama gubernur Jakarta yang terpilih belum menggusur hotel bintang lima demi perumahan rakyat, selama itu kebijakannya akan memihak yang bermodal, meski mendapat dukungan luas dari massa fanatiknya.

Lengsernya Ahok dapat membawa efek domino runtuhnya rangkaian politisi PDI-P di luar Jakarta yang mulai memburuk namanya di hadapan rakyat -- karena korupsi atau pembelaan mereka kepada korporasi daripada rakyatnya sendiri. Seperti Ganjar di Jawa Tengah, dengan pembelaannya terhadap Semen.

Pelajaran pahit agar tak gampang mengibul di balik jargon nasionalisme atau Marhaenisme.
Tapi, bukankah kita masih hanya berpindah dari satu oligarki ke oligarki lain? Karena Gerindra terbukti turut mendukung Semen di Rembang.

hidup fayakhun bakamla