Tampilkan postingan dengan label bakamla. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bakamla. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Mei 2017

Tips Memilih Terong ala Fayakhun Bakamla

Hay guys, ketemu lagi dengan Fayakhun Bakamla. Kali ini Fayakhun akan berbagi tips memilih terong. Tau terong kan guys? Tanaman sayuran yang satu ini dapat kita jumpai di pasar atau di warung tempat biasa ibu rumah tangga berbelanja kebutuhan sehari-hari. Banyak orang yang menyukai terong, akan tetapi banyak juga orang yang tidak menyukainya. Mungkin bagi sebagian orang yang tidak mengetahui khasiat terong menjadikan alasan untuk tidak menyukai sayur yang satu ini.

Guys, bagi anda yang suka terong, berikut Fayakhun Bakamla berikan tips memilihnya :
1.       Kulitnya halus dan cerah

Terong yang bagus kulitnya halus dan cerah, pastikan warna cerahnya bukan dari bahan pengawet yang ditambahkan agar terong lebih tahan lama dan terlihat cantik. Hati-hati terhadap terong yang permukaannya tidak rata, bisa jadi terong tersebut telah terjangkit penyakit yang diakibatkan oleh hama atau pupuk. Hindari memilih terong yang telah berwarna kecokelatan, bercak-bercak cokelat, dan keriput, karena ini menandakan bahwa terong sudah tidak segar dan telah lama dipetik dari pohonnya

2.       Bertekstur sedikit renyah fayakhun bakamla


Terong yang bagus, dagingnya akan terasa lembut saat ditekan serta renyah jika dipotong atau digigit. Tekstur terong yang terlalu empuk menandakan kondisi terong yang sudah terlalu tua dan hampir membusuk, sementara tekstur terong yang keras menandakan terong yang masih muda.
3.       Perhatikan batang terong
Selain melihat dari kulit, memilih terong yang berkualitas baik dapat dilihat dari batangnya. Terong yang berkualitas baik batangnya masih berwarna hijau dan terlihat segar. Sementara terong yang layu batangnya kering dan layu. Ini menandakan bahwa terong telah lama dipetik dari pohonnya. Jika batang terong mengalami keanehan seperti berwarna cokelat, keras, dan rusak sebaiknya tidak dibeli bisa jadi terong tersebut terkena serangan hama penyakit.
4.       Tidak terlalu pahit

Pada dasarnya terong memiliki rasa agak pahit karena mengandung alkaloid nikotin. Terong yang berukuran besar dan tua cenderung lebih pahit dan memiliki biji yang lebih banyak dari pada terong yang berukuran kecil dan muda. Sementara terong yang masih muda lebih hambar dan bertekstur keras. Pastikan pada saat membeli untuk memilih terong yang tidak terlalu tua ataupun terlalu muda, pilihlah terong yang masak sempurna.


5.       Simpan dalam lemari es

Jika tidak langsung dimasak, sebaiknya simpan terong dalam lemari es agar kondisi terong tidak cepat layu dan busuk. Bungkus terong dengan kertas agar tak cepat layu dan tercemar bau di dalam lemari es.


Terong dapat disimpan dalam lemari es hingga beberapa hari. Jika sudah terlanjur dikupas sebaiknya terong segera dimasak baru disimpan dalam lemari es. Atau aduk terong yang sudah dikupas dengan air jeruk lemon, agar terong tidak berubah warna akibat teroksidasi.

Rabu, 10 Mei 2017

Posisi Tidur yang Baik menurut Fayakhun Bakamla

fayakhun bakamla mengungkapkan Tidur merupakan salah satu aktivitas rutin yang dilakukan oleh setiap manusia. Dengan tujuan utamanya yaitu mengistirahatkan fisik dan mental setelah seharian penuh mengerjakan berbagai pekerjaan yang menguras tenaga dan fikiran seseorang. Tidak dapat terbayangkan, jika aktivitas tidur kita terganggu ataupun mengalami berbagai masalah kesehatan. Meskipun demikian menurut pengamatan Fayakhun Bakamla, seringkali kita abai dengan hal-hal penunjang kenyamanan tidur. Beberapa hal ini, meskipun seringkali terlihat sepele namun memiliki efek besar terhadap kesehatan tubuh kita. Apalagi jika terbiasa menggunakan kebiasaan yang salah dalam waktu panjang. Salah satu hal  yang seringkali tidak kita perhatikan adalah mengenai penting posisi tubuh kita ketika beristirahat/tidur. Ketidak tahuan seseorang tentang posisi tidur yang baik dapat memberikan dampak kurang bagi kesehatan, apalagi jika dilakukan secara terus menerus dalam waktu lama. Oleh karena itu, alangkah lebih bijak jika kita mulai memperhatikannya.  Lalu, bagaimana posisi tidur yang terbaik untuk kesehatan tersebut? Berikut pemaparan Fayakhun Bakamla mengenai posisi tidur yang baik.

Posisi tidur yang benar akan membuat aktivitas tidur yang kita lakukan akan lebih berkualitas dan juga baik untuk kesehata anda. Sehingga aktivitas yang kita lakukan pada pagi harinya bisa berjalan dengan lancar. Beberapa keuntungan yang dapat kita peroleh dengan posisi tidur yang baik yaitu meminimalisir nyeri pada leher dan punggung saat bangun tidur, baik untuk kesehatan sistem saraf dan juga kesehatan tulang punggung anda. Tips kesehatan kali ini akan mengetengahkan artikel tentang posisi tidur yang terbaik untuk kesehatan anda. Tips kesehatan, inilah posisi tidur yang terbaik untuk kesehatan anda :

Pertama, Salah satu posisi tidur yang baik bagi kesehatan anda yaitu dengan posisi miring. Dengan cara, posisi pinggul dan lutut di tekuk sekitar 45 derajat. Dalam hal ini, anda juga memerlukan sebuah bantal di bawah leher anda. Sehingga wajah dan kepala anda berada dalam posisi yang proporsional dengan tubuh anda. 

Kedua, Posisi tidur yang terbaik bagi kesehatan anda yaitu posisi telentang. Dengan cara, menambahkan sebuah bantal yang sesuai yang di tempatkan di bagian kepala dan di bawah lutut anda. Ini bertujuan, agar posisi kepala anda lebih proporsional dengan tubuh anda serta pinggul anda lebih fleksibel serta lutut anda dapat menanggung tekanan yang berasal dari sendi sacroiliac serta tulang belakang lumbar. fayakhun bakamla


Kamis, 04 Mei 2017

Fayakhun Bakamla dan Kekalahan Ahok

Fayakhun Bakamla 

Siapapun yang terpilih di DKI Jakarta hari ini, tidak ada kaitannya dengan emansipasi dan pembebasan kaum "mustadl'afin" di Jakarta.

Fayakhun Bakamla dan Kekalahan Ahok
Fayakhun Bakamla dan Kekalahan Ahok


Ia semata kisah tentang pembagian kekuasaan dan modal, alokasi dan re-alokasi sumber daya ekonomi, "bargaining" modal sosial dan akumulasinya menuju RI 1, pendeknya, konsolidasi kelas borjuis pada situasi krisis kapitalisme di dalam negeri dan global.

Selama belum ada calon independen dari serikat buruh, misalnya, atau kaum miskin kota, berharap akan terjadinya perubahan besar pada tata-kota di Jakarta butuh waktu sekian lama lagi. Walaupun percik-percik ke arah "revolusi urban" itu mulai terlihat (penolakan reklamasi dan penggusuran, dst.).
Namun, Jakarta akan menjadi contoh bagi daerah-daerah lain ke depan. Contoh yang berwajah ganda: bagi kelas borjuis, bagaimana memanfaatkan agama untuk mengakumulasi modal sosial dan eko-pol; bagi kaum "mustadl'afin" di daerah lain, bagaimana berorganisasi dan bersuara terkait isu-isu agraria (reklamasi, dll) dan menjalin kepedulian lintas-golongan dan kelas.

Fayakhun Bakamla dan Kekalahan Ahok

Jakarta adalah pelajaran berharga, walau dalam sisinya yang terburuk. Selama gubernur Jakarta yang terpilih belum menggusur hotel bintang lima demi perumahan rakyat, selama itu kebijakannya akan memihak yang bermodal, meski mendapat dukungan luas dari massa fanatiknya.

Lengsernya Ahok dapat membawa efek domino runtuhnya rangkaian politisi PDI-P di luar Jakarta yang mulai memburuk namanya di hadapan rakyat -- karena korupsi atau pembelaan mereka kepada korporasi daripada rakyatnya sendiri. Seperti Ganjar di Jawa Tengah, dengan pembelaannya terhadap Semen.

Pelajaran pahit agar tak gampang mengibul di balik jargon nasionalisme atau Marhaenisme.
Tapi, bukankah kita masih hanya berpindah dari satu oligarki ke oligarki lain? Karena Gerindra terbukti turut mendukung Semen di Rembang.

hidup fayakhun bakamla