Hay guys, ketemu lagi dengan Fayakhun Bakamla.
Kali ini Fayakhun akan berbagi tips memilih terong. Tau terong kan guys?
Tanaman sayuran yang satu ini dapat kita jumpai di pasar atau di warung tempat
biasa ibu rumah tangga berbelanja kebutuhan sehari-hari. Banyak orang yang
menyukai terong, akan tetapi banyak juga orang yang tidak menyukainya. Mungkin
bagi sebagian orang yang tidak mengetahui khasiat terong menjadikan alasan
untuk tidak menyukai sayur yang satu ini.
Guys, bagi anda yang suka terong, berikut
Fayakhun Bakamla berikan tips memilihnya :
1.
Kulitnya halus dan cerah
Terong yang bagus kulitnya
halus dan cerah, pastikan warna cerahnya bukan dari bahan pengawet yang
ditambahkan agar terong lebih tahan lama dan terlihat cantik. Hati-hati
terhadap terong yang permukaannya tidak rata, bisa jadi terong tersebut telah
terjangkit penyakit yang diakibatkan oleh hama atau pupuk. Hindari memilih
terong yang telah berwarna kecokelatan, bercak-bercak cokelat, dan keriput,
karena ini menandakan bahwa terong sudah tidak segar dan telah lama dipetik
dari pohonnya
2. Bertekstur sedikit renyah fayakhun bakamla
Terong yang bagus, dagingnya akan terasa lembut saat ditekan serta renyah jika dipotong atau digigit. Tekstur terong yang terlalu empuk menandakan kondisi terong yang sudah terlalu tua dan hampir membusuk, sementara tekstur terong yang keras menandakan terong yang masih muda.
3.
Perhatikan batang terong
Selain melihat dari kulit, memilih terong yang berkualitas baik dapat dilihat dari batangnya. Terong yang berkualitas baik batangnya masih berwarna hijau dan terlihat segar. Sementara terong yang layu batangnya kering dan layu. Ini menandakan bahwa terong telah lama dipetik dari pohonnya. Jika batang terong mengalami keanehan seperti berwarna cokelat, keras, dan rusak sebaiknya tidak dibeli bisa jadi terong tersebut terkena serangan hama penyakit.
Selain melihat dari kulit, memilih terong yang berkualitas baik dapat dilihat dari batangnya. Terong yang berkualitas baik batangnya masih berwarna hijau dan terlihat segar. Sementara terong yang layu batangnya kering dan layu. Ini menandakan bahwa terong telah lama dipetik dari pohonnya. Jika batang terong mengalami keanehan seperti berwarna cokelat, keras, dan rusak sebaiknya tidak dibeli bisa jadi terong tersebut terkena serangan hama penyakit.
4.
Tidak terlalu pahit
Pada dasarnya terong memiliki rasa agak pahit karena mengandung alkaloid nikotin. Terong yang berukuran besar dan tua cenderung lebih pahit dan memiliki biji yang lebih banyak dari pada terong yang berukuran kecil dan muda. Sementara terong yang masih muda lebih hambar dan bertekstur keras. Pastikan pada saat membeli untuk memilih terong yang tidak terlalu tua ataupun terlalu muda, pilihlah terong yang masak sempurna.
5.
Simpan dalam lemari es
Jika tidak langsung dimasak, sebaiknya simpan terong dalam lemari es agar kondisi terong tidak cepat layu dan busuk. Bungkus terong dengan kertas agar tak cepat layu dan tercemar bau di dalam lemari es.
Terong dapat disimpan dalam lemari es hingga beberapa hari. Jika sudah terlanjur dikupas sebaiknya terong segera dimasak baru disimpan dalam lemari es. Atau aduk terong yang sudah dikupas dengan air jeruk lemon, agar terong tidak berubah warna akibat teroksidasi.
